Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

456.000 Peserta Nikmati Kartu Pra-Kerja, Daerah Mana yang Terbanyak?

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 30 April 2020 |18:27 WIB
456.000 Peserta Nikmati Kartu Pra-Kerja, Daerah Mana yang Terbanyak?
Kartu Prakerja (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jumlah pendaftar kartu pra kerja hingga gelombang kedua dibuka mencapai 8,6 juta orang. Dari angka tersebut 168.111 orang dinyatakan lolos di gelombang pertama, dan 288.154 orang dinyatakan lolos di gelombang kedua.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari jumlah tersebut paling daerah yang paling banyak lolos kartu pra kerja adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul dengan daerah Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Lalu untuk luar pulau jawa, yang paling banyak selanjutnya adalah Sulawesi Selatan. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan berapa peserta yang lolos dari masing-masing daerah tersebut.

"Kemudian tadi juga disampaikan kartu prakerja yg sudah registrasi 9 juta, yang sudah dapatkan saldo itu ada gelombang pertama dan kedua, sebanyak 456.000 user, terbanyak di Jakarta, kemudian Jabar, Jateng, Jatim dan Sulsel. Hampir di seluruh wilayah RI," ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (30/4/2020).

Menurut Airlangga, para peserta yang lolos tersebut nantinya akan diberikan insentif oleh pemerintah sebesar Rp3,55 juta setiap peserta. Dana insentif akan ditransfer melalui rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.

 Prakerja

Adapun rinciannya adalah pertama bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta. Dana ini dapat dipergunakan untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital.

Lalu insnetif yang kedua insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp2,4 juta terdiri dari Rp600.000 per bulan selama empat bulan. Dan yang ketiga insentif pascapengisian yaitu survei evaluasi sebesar Rp50.000 per surveinya dengan tiga survei yang memiliki total Rp150.000.

"Ada yang gunakan kartu parkerja, dari pemilik kartu parkerja, 18% gunakan fasilitasnya pake cash melalui perbankan lewat BNI, sisanya 72% pakai e-wallet atau e-money," kata Airlangga.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement