Produksi Pupuk Indonesia Naik 14,1% Pupuk Kuartal I-2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 01 Mei 2020 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 320 2207736 produksi-pupuk-indonesia-naik-14-1-pupuk-kuartal-i-2020-4SgW7RErqd.jpg Produksi Pupuk Indonesia Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pupuk Indonesia)

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatakan kenaikan produksi produk pupuk sepanjang kuartal I tahun mencapai 3.104.341 ton atau meningkat 14,1% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 2.664.924 ton. Total produksi tersebut terdiri dari 2.070.140 ton Urea, 688.196 ton NPK, 132.473 ton SP-36, 212.262 ton ZA, dan 1.270 ton ZK.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan, pertumbuhan tersebut dikarenakan kondisi pabrik yang dapat beroperasi secara optimal dengan rate yang cukup tinggi.

“Kinerja produksi kami selalu menunjukan pertumbuhan disetiap tahunnya, terutama sejak berbagai upaya transformasi yang dicanangkan sejak 2017. Peningkatan volume produksi salah satunya juga disebabkan pengoperasian pabrik Amurea II yang mulai komersil sejak Agustus 2018,” kata Aas, dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Baca Juga: Pupuk Kujang Kini Punya Dirut Baru, Petrokimia Gresik Rombak Komisaris

Aas menegaskan, produksi Pupuk Indonesia diprioritaskan untuk pasokan pupuk untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, khususnya untuk sektor tanaman pangan.

“Bila kebutuhan untuk subsidi dan sektor pangan dalam negeri sudah terpenuhi dan stoknya dipastikan aman, baru kita akan menjual hasil produksi ke sektor komersil maupun ekspor," jelas Aas.

Kapasitas produksi Pupuk Indonesia sendiri mencapai total 14.012.500 ton per tahun untuk segala jenis pupuk, dengan rincian: 9.362.500 ton Urea, 3.380.000 ton NPK, 500.000 ton SP-36, 750.000 ton ZA dan 20.000 ton ZK.

Tak hanya produk pupuk, produksi non pupuk Perseroan juga mengalami peningkatan di tiga bulan pertama tahun ini. Tercatat, produksi non pupuk mencapai 1.872.026 ton, lebih tinggi dibanding produksi periode sama tahun lalu yang sebesar 1.504.810 ton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini