JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan penyelesaian proyek Tol Kayu Agung–Palembang–Betung pada Januari 2022. Target tersebut disampaikannya usai menyaksikan pengecoran akhir Jembatan Ogan yang menghubungkan Seksi I Tol Kayu Agung – Palembang (Kramasan)–Betung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera.
“Dengan pengecoran akhir Jembatan Ogan ini saya harap kita bisa menyelesaikan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung pada Januari 2022 ,” ucap Basuki Hadimuljono, dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2020).
Menurut Basuki, semua telah merasakan manfaat dukungan prasarana konektivitas, tidak hanya untuk mendukung pergerakan orang. Namun dengan proyek jalan tol ini dapat mendukung peningkatan pelayanan logistik utamanya dari Jawa-Merak-Bakauheni kemudian ke Bandar Lampung hingga ke Palembang.
Baca Juga: Dibangun Sejak 2014, 368 Km Ruas Tol Trans Sumatera Sudah Beroperasi
Di samping itu, penyelesaian pembangunan Jembatan Ogan dan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung dapat memicu geliat ekonomi wilayah.
“Misalnya di ruas Tol Trans Jawa dimana sekarang petani mangga di Pasuruan bisa menghitung berapa jam waktu pengangkutan mangganya ke Jakarta, sehingga saat dijual di toko buah masih segar. Dengan kualitas buah yang lebih baik, harga jualnya pun juga lebih baik,” ucap Basuki.