JAKARTA - Ada yang menarik dari data inflasi April yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Salah satu kelompok yang justru tidak memberikan inflasi maupun deflasi meskipun mengalami kenaikan harga sebesar 0,04%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, meskipun ada kenaikan harga namun tidak berpengaruh besar pada inflasi. Sebab, di tengah virus corona ini, banyak masyarakat yang justru menahan belanjanya.
Baca juga: Gubernur BI Prediksi Inflasi Selama Ramadan Lebih Rendah
"Pakaian dan alas kaki tidak berikan sumbangan ke inflasi dan deflasi. Tampaknya tidak ada yang belanja pakaian dan alas kaki," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (4/5/2020).
Sementara itu penyumbang inflasi tertinggi ada dua kelompok. Salah satu yang masih memiliki andil besar pada inflasi adalah Makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi 0,09% dan andilnya sebesar 0,02%.