"Pada maret 2020, jumlah wisman turun drastis dan sekarang jumlah wisman hanya 470,9 ribu wisman," ujarnya dalam teleconfrence, Senin (4/5/2020).
Menurut pria yang kerap disapa Kecuk, penurunan ini hampir mirip dengan peristiwa 2007 yang lalu. Ketika itu, wisatawan mancanegara sudah menunjukan tanda-tanda penurunan sejak Februari.
Baca juga: Turun 93,50%, Turis China yang Melancong ke Indonesia Hanya 11 Ribu
Pada tahun ini pun hampir serupa yang mana tanda-tanda penurunan wisatawan mancenegara sudah terjadi sejak Februari. Padahal pemerintah baru mengumumkan kasus pertama pasien virus corona pada Maret 2020.