Covid-19 Pukul Ekonomi Banyak Negara, Presiden Jokowi: Termasuk Negara Kita

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Mei 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 20 2209969 covid-19-pukul-ekonomi-banyak-negara-presiden-jokowi-termasuk-negara-kita-bentL2nCeJ.png Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pandemi virus corona atau Covid-19 telah memukul perekonomian banyak negara termasuk Indonesia.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lebih baik dengan tumbuh 2,97% pada kuartal I-2020. Sementara, pertumbuhan ekonomi negara lain sampai ada yang minus, seperti China.

"Covid telah memukul perekonomian banyak negara termasuk negara kita dan memukulnya pada dua sisi sekaligus yaitu sisi demand sisi permintaan dan sisi suplai penawaran dan di sini produksi," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna secara virtual dengan topik Pagu Indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2021, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Baca Juga: Sektor Manufaktur Turun, Menperin: Daya Beli Masyarakat Merosot

Jokowi menjelaskan, dari sisi suplai penawaran dengan indeks manufaktur Indonesia atau Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia April 2020 mengalami kontraksi terdalam bila dibandingkan negara lainnya di Asia.

"Indonesia di level 27,5 lebih rendah dibandingkan Korsel 41,6, Malaysia 31,3 Vietnam 32,7, Filipin 31,6. Hati-hati mengenai indeks manufaktur Indonesia dan dicarikan solusi dan jalan agar kontraksi ini bisa kita perbaiki," katanya.

Baca Juga: Stimulus dan Bansos Jadi Penggerak Ekonomi RI

Untuk itu, Jokowi memerintahkan para menteri bidang ekonomi agar memperhatikan indeks manufaktur Indonesia. "Mana saja sektor subsektor yang mengalami kontraksi yang paling dalam, dilihat secara detail dan dicarikan stimulusnya, sehingga program stimulus ekonomi betul-betul harus kita buat dan harus tepat sasaran dan bisa mulai merancang skenario recovery pemulihan di setiap sektor dan subsektor," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini