Menurut Tulus, kebijakan ini juga sangat kontradiktif dengan komitmen pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Bahkan, Tulus menilai jika pemerintah seakan tidak serius dalam menangani virus corona ini.
Baca Juga: Ingin Naik Pesawat? Penumpang Harus Tunjukan Surat Keterangan Sehat dan Negatif Corona
"Sungguh ini merupakan kebijakan yang kontra produktif, bahkan blunder jika larangan mudik itu direlaksasi, apapun cara dan alasannya. Ini artinya pemerintah tidak konsisten alias bermain api dengan upaya mengendalikan agar Covid -19 tidak makin mewabah ke daerah daerah," jelasnya.
Menurut Tulus, adanya relaksasi kebijakan mudik ini bisa membuat penangan virus corona akan berjalan lama. Sebab, adanya relaksasi ini berpotensi untuk menyebarkan virus dari daerah episentrum ke daerah yang masih steril.
"Mengingat persebaran virus corona makin meluas, bahkan epicentrumnya berpotensi pindah ke daerah," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.