Share

Ridwan Kamil Minta Mendag Tes Covid-19 Pedagang Pasar di Jabar

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 08 Mei 2020 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 320 2211037 ridwan-kamil-minta-mendag-tes-covid-19-pedagang-pasar-di-jabar-jdhxj69xi8.jpg Pasar Tradisional (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berencana melakukan uji virus corona atau covid-19 untuk pedagang pasar di Jabar. Hanya saja, hal ini tersandung dengan alat uji yang tidak cukup.

Untuk itu, dia meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto untuk menyediakan alat uji covid-19.

“Kami minggu ini akan melakukan pengetesan beberapa pedagang pasar, tapi tidak cukup. Jadi saya izin Pak Menteri (Perdagangan) melobi gugus tugas, agar Kemendag punya jatah PCR, nanti Pak Menteri bikin kebijakan yang domain kementerian, buat mengetes pasar-pasar di Jabar,” kata RK dalam telekonferensi, Jumat (8/5/2020).

Baca juga: Mendag Sebut Ada Pasar Rakyat Tutup Imbas Covid-19

Dia melanjutkan, potensi tertularnya covid-19 terhadap pedagang pasar sangat besar. Mengingat pasar merupakan salah satu lokasi kerumuman.

“Saya mendengar di Sumbar, 44 pedagang pasar positif. Sehingga akhirnya kan membingungkan. Ini jangan-jangan satu pasar. Kalau semua pasar dites beneran jangan-jangan semuanya (positif). Karena covid-19 kan penyakit kerumunan. Nah, saya kira langkah ini kami punya keyakinan ini boleh dibuka, ini aman,” ungkap dia.

 Baca juga: Revitalisasi 3 Pasar di Jawa Timur Selesai, Berapa Anggarannya?

Dia melanjutkan, pihaknya juga menggalakan uji virus corona dengan alat PCF, bukan rapid test. Pasalnya, rapid test tampaknya masih kurang akurat.

“Kami sedang mengetes para pedagang pasar melalui PCR yang kami punya. Karena rapid test kurang akurat, di Jabar akuratnya hanya 10 persen kenyataannya. Dari 90.000 orang yang tes dengan rapid test ketemu 2.000 positif. Dari 2.000 saya tes lagi di gelombang kedua (dengan PCR) ternyata hanya 200,” jelas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini