Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Refund Tiket Pesawat Sulit? Begini Penjelasannya

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2020 |13:21 WIB
Kenapa <i>Refund</i> Tiket Pesawat Sulit? Begini Penjelasannya
Pesawat Terbang (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Calon penumpang pesawat yang telah membeli tiket tampaknya akan kesulitan melakukan pengambalian uang tunai atau refund uang tiketnya kendati penerbangan telah dibatalkan.

Anggota Ombudsman Alvin Lie menjelaskan, hal tersebut tampaknya tidak bisa dihindari. Mengingat sudah termuat dalam peraturan menteri perhubungan.

Baca Juga: Maskapai Refund Tiket Pesawat dengan Voucher

Dia menjelaskan, pembatalan tiket dilakukan dalam kondisi force majour. Karena adanya bencana nasional wabah Covid-19. Maka diperlukan langkah untuk menghetikan penyebaran melalui pembatasan pergerakan manusia

"Maka terbit Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 yang mengatur pergerakan penumpang lintas wilayah. Dalam peraturan menhub tersebut ada beberapa hal yang diatur. Pengangkut harus mengambalikan 100 persen harga tiket yang sudah dibeli," jelas dia kepada Okezone, Senin (11/5/2020).

Baca Juga: Kondisi Travel Agent dan Utang Maskapai di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, aturan untuk pengembalian tiket angkutan udara alias pesawat memang tidak biasa. Di mana refund ini bisa dilakukan dengan beberapa hal, tapi tidak dengan dana tunai.

"Untuk angkutan udara diaturnya agak aneh, (refund) boleh dengan menggunakan voucer, reroute (mengubah rute perjalanan), reschedule (mengubah tanggal perjalanan) dan juga dengan poin keanggotaan," jelas dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement