Ekspor Logam Mulia hingga Perhiasan Meroket Jadi USD92,9 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 320 2214576 ekspor-logam-mulia-hingga-perhiasan-meroket-jadi-usd92-9-juta-cYpabe3Gdk.jpg Emas (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka ekspor Indonesia tercatat sebesar USD12,19 miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai USD14,07 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meskipun secara keseluruhan mengalami penurunan, namun ada beberapa ekspor barang yang justru mengalami kenaikan. Misalnya saja ekspor non migas dengan golongan barang HS dua digit nilai ekspor logam mulia, perhiasan atau permata dengan angka ekspor USD92,9 juta.

"Berdasarkan HS dua digit yang meningkat cukup besar adalah logam mulia, perhiasan/permata pada April masih alami peningkatan ekspor USD92,9 juta atau naik 11,03% ditujukan ke Singapura, Swiss dan Hong Kong," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Menko Luhut: RI Siap Tampung Relokasi Pabrik China dari AS

Kemudian golongan lainnya yang mengalami peningkatan adalah jenis barang HS 47 yakni pulp dari kayu dengan angka USD50,9 juta. Kelompok barang ini mengalami peningkatan sebesar 30% dibandingkan Maret 2020

"Dan utamnaya ke Tiongkok, Korea Selatan dan Turki," kata Kecuk sapaan akrabnya.

Selain itu, kenaikan lainnya adalah pada golongan (HS 39) dengan jenis barang yaitu plastik dan barang dari plastik. Tercatat pada April 2020 kelompok barang ini mengalami peningkatan sebesar 18,87% atau setara dengan nilai USD40 juta dengan negara tujuannya adalah Tingkok, Jepang dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Impor dari China Naik Jadi USD762,3 Juta di April 2020

Selain itu kelompok barang HS 21 atau berbagai makanan olahan juga mengalami peningkatan menjadi USD21,9 juta. Lalu yang terakhir adalah ekspor olahan dari tepung atau kelompok HS 19 juga meningkat menjadi USD20,6 Juta.

"Ekspor berbagai makanan olahan juga masih meningkat dan olahan dari tepung yang ekspornya kita tujukan ke Tiongkok, Malaysia dan Filipina," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini