Lagi pula, produksi serta cadangan batu bara perusahaan BUMN selama ini masih mencukupi. Adapun cadangan batu bara saat ini sebesar 3,3 miliar ton sedangkan produksinnya baru mencapai 30 juta ton yang artinya masih cukup untuk jangka waktu 100 tahun mendatang.
"Produksi batu bara kita kita 3 miliar ton kita produksi 30 juta 100 tahun baru habis. Jadi masih snagat lama kita sangat lama kita ingin cepat hasil karena berkejarab dengan lingkungan hidup. batubara kurang lebih 10 tahun lalu dibawah 11 juta kita mau lebih cepat lagi dimana untuk gasifikasi, rel dan sebagainya kami mau pemanfaatan batu bara harus cepat karena berpacu dengan lingkungan hidup," jelasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.