Operasi Pasar, Bulog Kucurkan 1,4 Ton Gula

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 320 2216371 operasi-pasar-bulog-kucurkan-1-4-ton-gula-vGAFDfY3Cf.jpg Gula (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan memantau kestabilan harga barang kebutuhan pokok (bapok) saat Lebaran di daerah zona merah pandemi covid-19, termasuk di Provinsi Banten. Hal tersebut ditegaskan Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina saat memantau langsung pelaksanaan operasi pasar (OP) gula oleh Perum Bulog serta kondisi stok dan harga bapok dan di Pasar Rau, di Serang,Banten.

"Kondisi harga bapok di Pasar Rau secara umum terpantau stabil. Adapun OP gula oleh Perum Bulog langsung kepada para pedagang gula diharapkan dapat segera memotong mata rantai sehingga harga gula segera dapat mencapai harga acuan Rp12.500 per kg," ungkap Srie dilansir dari laman Kemendag, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Mendag Ungkap Penyebab Harga Gula Mahal, dari PSBB hingga Impor Telat

Bulog memasok sekitar 1,4 ton gula kepada tujuh pedagang gula yang masing-masing mendapatkan sekitar 200 kg gula untuk dijual dengan harga sesuai harga acuan yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.500 per kg. Selain Pasar Rau, secara bertahap Bulog juga akan memasok gula ke tiga pasar lainnya di Banten, yaitu Pasar Lama, Pasar Kranggot, dan Pasar Petir.

Srie menjelaskan, Bulog bersama beberapa BUMN dan produsen lain yang mendapatkan penugasan dari pemerintah sudah seharusnya dapat melakukan stabilisasi harga. Mekanisme OP kepada para pedagang ini diharapkan dapat mempercepat penurunan harga gula sehingga saat Lebaran 1441 H, harga gula sudah kembali normal.

Baca Juga: Satgas Pangan Bakal Tindak Tegas Pedagang Jual Harga Gula Rp17.000/Kg

Kemendag mengapresiasi kerja cepat Bulog yang telah melakukan OP di seluruh Indonesia, serta tentunya berbagai upaya sama yang dilakukan produsen-produsen lainnya. Adapun kondisi harga bapok di Provinsi Banten terpantau stabil, antara lain beras medium Rp10.000 per kg, daging sapi Rp119.000 per kg, telur Rp24.000 per kg, daging ayam Rp34.000 per kg, cabe merah Rp28.000 per kg, bawang putih Rp31.200 per kg, dan minyak goreng Rp10.800 per liter.

Gula pasir terpantau sudah menurun dari sebelumnya Rp19.000 per kg menjadi Rp16.500 per kg dan diharapkan terus turun menjadi Rp12.500 per kg. Sementara harga bawang merah terpantau tinggi seharga Rp51.000 per kg dibandingkan harga acuannya seharga Rp32.000 per kg.

"Tugas utama Kemendag pada pandemi ini ialah memastikan produsen, pedagang, dan konsumen mengalami dampak seminimal mungkin dari pandemi ini, terutama jelang Lebaran 1441 H sehingga perlu antisipasi atas terjadinya kelangkaan barang atau kenaikan harga bapok. Kami terus berusaha untuk dapat memberikan fasilitasi dan dukungan kepada seluruh pihak agar kondisi yang sulit ini dapat dihadapi bersama," pungkas Srie.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini