"Rerata tertimbang suku bunga deposito 5,92% turun 11 bps dan bunga kredit 10,17% turun 19% dibandingkan Maret 2020," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (19/5/2020).
Perry menambahkan, Bank Indonesia akan terus memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional. Secara khusus dukungan perbankan pada program pemulihan ekonomi nasional dilakukan lewat restrukturisasi kredit perbankan.
Baca juga: Keringanan Kredit Perbankan Capai Rp336,97 Triliun, Terbesar untuk UMKM
Menurut Perry, hal ini bukan sesuati yang baru bagi Bank Indonesia. Apalagi, sejak awal 2020, Bank Indonesia telah melakukan injeksi likuiditas ke pasar uang dan perbankan hingga mencapai Rp583,5 triliun. Anggaran sebesar itu digelontorkan melalui pembelian SBN dari pasar sekunder, penyediaan likuiditas perbankan melalui transaksi term-repo SBN, swap valas, serta penurunan GWM Rupiah.