Ditopang Hasil Tembakau, Penerimaan Bea Cukai Naik 16,17% di Akhir April

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 320 2218046 ditopang-hasil-tembakau-penerimaan-bea-cukai-naik-16-17-di-akhir-april-5rQxNcXJCp.jpg Kontainer (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara dari bea dan cukai naik 16,17% pada akhir April 2020. Di mana, realisasi penerimaan bea dan cukai mencapai Rp57,66 triliun atau 24,65% dari APBN 2020.

“Realisasi dari penerimaan dari Ditjen Bea Cukai adalah Rp57,66 triliun. Penerimaannya tumbuh 16,17%. Ini 24,65% dari target APBN sesuai Perpres 54/2020,” ujar Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

 Baca juga: Perusahaan Kawasan Berikat Dapat Keringanan Cukai, Begini Aturannya

Penerimaan cukai yang meningkat disumbang oleh penerimaan cukai hasil tembakau. “Pertumbuhannya didorong oleh penerimaan dari cukai, khususnya cukai hasil tembakau yang meningkat 25,08%,” tuturnya.

Penerimaan cukai hasil tembakau yang meningkat disebabkan karena limpahan penerimaan tahun sebelumnya sebagai efek dari PMK No.57/PMK04.2017 tentang Penundaan Pembayaran Cukai untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.

 Baca juga: Ini Relaksasi bagi Pengusaha yang Lunasi Pita Cukai di Tengah Covid-19

“Penerimaan yang tinggi ini disebabkan karena limpahan penerimaan tahun sebelumnya, efek dari PMK 57,” pungkas Wamenkeu.

(rzy.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini