nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Pengendara Paksakan Mudik, Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi H-1 Lebaran

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 23 Mei 2020 10:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 320 2218418 banyak-pengendara-paksakan-mudik-kemenhub-perketat-pengawasan-transportasi-h-1-lebaran-T2O3imDSRm.jpg Mudik Dilarang. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pengawasan transportasi menjelang Lebaran. Sebab ditemukan masih banyaknya pengendara yang memaksakan untuk mudik.

“Sesuai dengan kebijakan Pemerintah yang sudah dengan tegas melarang mudik, Kemenhub bersama stakeholder terkait fokus untuk melakukan pengetatan pengawasan transportasi mulai masa menjelang Idul Fitri (arus mudik) hingga masa setelah Idul Fitri (arus balik),” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2020).

Baca Juga: Cari Celah Mudik, Lewat Jalan Tikus hingga Palsukan Surat Sehat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kemenhub yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, untuk melakukan pengetatan pengawasan di lapangan dengan berkoordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait seperti Gugus Tugas, Kemenkes, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, Operator Transportasi, dan unsur terkait lainnya.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 4.003 kendaraan yang terindikasi mudik dikeluarkan ke gerbang tol terdekat di check point Km 31 Cikarang Barat Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada H-4 Lebaran 2020 atau Rabu 20 Mei 2020.

Baca Juga: Terdampak Covid-19, Pedagang Ketupat: Sehari Dapat Rp100.000 Sudah Untung

General Manager Representatif Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Widiyatmiko Nursejati menyatakan, bahwa ini adalah jumlah tertinggi sejak diberlakukannya pengendalian transportasi pada 24 April 2020 lalu.

“Dari total 4.003 kendaraan yang dialihkan tersebut di antaranya sekitar 3.664 adalah kendaraan pribadi dan 339 merupakan kendaraan angkutan penumpang,” ujarnya

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini