Jelang New Normal, Lebih Bahaya Pembukaan Pusat Perbelanjaan atau Restoran dan Kafe?

Rabu 27 Mei 2020 20:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 27 320 2220272 jelang-new-normal-lebih-bahaya-pembukaan-pusat-perbelanjaan-atau-restoran-dan-kafe-RobH4BglHL.jpg Ritel (reuters)

JAKARTA - Indonesia akan menerapkan New Normal di tengah masih merebaknya virus Corona atau Covid-19. Indonesia sendiri akan membuka pusat perbelanjaan hingga mal.

Sementara itu, di Australia sudah menerapkan hal tersebut dari awal Mei. Di mana tak hanya pusat perbelanjaan, namun juga restoran dan kafe.

 Baca juga: Mal di Indonesia Buka 5 Juni, Intip Pelaksanaan di Australia

Menurut pakar dari Institute for Evidence-Based Healthcare, Prof Paul Glasziou mengatakan, situasi di pusat perbelanjaan ketika orang sering bergerak membuat kemungkinan kena Covid-19 lebih kecil.

Mengutip ABC.net, Jakarta, Rabu (27/5/2020), WHO menjelaskan orang paling rentan terhadap infeksi jika mereka berada dalam jarak satu meter dari pembawa virus selama 15 menit atau lebih.

 Baca juga: Trafik Pengunjung Mal Diproyeksi 40% saat New Normal

Kondisi itu, kata Prof Glasziou, tidak terjadi di pusat perbelanjaan karena orang senantiasa bergerak berpindah tempat. Namun berbeda di restoran dan kafe.

Restoran dan kafe justru memiliki risiko yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan orang akan bertemu untuk jangka waktu yang lebih lama.

"Kebanyakan epidemi di Australia dan negara lain terjadi pada orang-orang yang bekerja atau bertemu bersama untuk waktu yang lama," katanya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini