Ada Covid-19, Proyek SPAM Djuanda Digarap Lewat Skema KPBU

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 22:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 320 2221147 ada-covid-19-proyek-spam-djuanda-digarap-lewat-skema-kpbu-QUqVgj5bPm.jpg Air bersih (reuters)

JAKARTA - Pemerintah terus melanjutkan proyek pembangunan infrastruktur. Meskipun saat ini, kondisi di dalam negeri sedang tidak stabil akibat pandemi virus Corona.

Adapun proyek infrastruktur yang akan digarap kali ini adalah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ir. H Juanda. Proyek tersebut digarap karena masuk ke dalam RPJMN 2020-2024.

 Baca juga: Menteri basuki Sebut SPAM Karian-Serpong Bisa Cegah Penurunan Tanah di Jakarta

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, pembangunan infrastruktur masih akan menjadi fokus pemerintah selama lima tahun ke depan. Apalagi untuk proyek infrastruktur yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Kita sama-sama mengingat kembali saat pidato pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2019, Presiden menyampaikan visi pembangunan lima tahun ke depan yakni tahun 2020 sampai dengan 2024 yang salah satunya melanjutkan pembangunan infrastruktur yang andal untuk mendukung pembangunan ekonomi serta pelayanan dasar sebagai kunci peningkatan daya saing Indonesia," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

 Baca juga: Ini Persiapan PUPR soal Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik di Jakarta

Menurut Eko, salah satu agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas Jokowi di bidang permukiman adalah menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur untuk mendukung pembangunan ekonomi.

"Sebagai salah infrastruktur pelayanan dasar yang vital, kondisi prasarana dan sarana air minum memberikan pengaruh besar pada kesehatan serta lingkungan yang berdampak luas terhadap tingkat perekonomian keluarga dan pembangunan wilayah di Indonesia," kata Eko.

Selain itu juga pelayanan dasar yang didukung oleh akses air minum, perpipaan yang memadai, dan akses sanitasi yang layak serta aman. Pemerintah menargetkan akses air minum pada 2024 mendatang tersedia 100%.

Asal tahu saja, SPAM Ir H Juanda direncanakan akan melayani pemenuhan air minum di area DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bogor dengan memanfaatkan alokasi air baku dari waduk Jatiluhur sebesar 10 ribu liter per detik.

"Dalam amanat RPJMN 2020-2024, sasaran tercapainya 100% pelayanan air minum bagi seluruh penduduk Indonesia menjadi salah satu prioritas di bidang perumahan dan kawasan permukiman," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Rancang Bangun I Bappenas, Astu Gagono Kendarto mengatakan, pengerjaan proyek tersebut bakal digarap melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Artinya, tidak ada dukungan pembiayaan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menggarap proyek ini.

"Kalau bisa kita kerjasamakan dengan swasta maka kita kerjasamakan. 100% investasi swasta, jadi mendukung kebutuhan infrastruktur 2020-2024 yang kebutuhannya sangat besar, Rp 6.000 triliun, dan swasta diharapkan bisa mendukung 42%," jelasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini