New Normal, Kantor Cabang Bank Mandiri Bakal Beroperasi 70%

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 30 Mei 2020 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 30 320 2221894 new-normal-kantor-cabang-bank-mandiri-bakal-beroperasi-70-R0woKF0UAr.jpg Bank Mandiri (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Mandiri memastikan kesiapan dalam melaksanakan skenario menuju New Normal sesuai surat Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan, sesuai tahapan dalam skenario new normal, maka jumlah cabang operasional Bank Mandiri sejak 26 Mei telah bertambah menjadi 60% dari total seluruh cabang atau sebanyak 1.539 cabang, dan akan bertambah menjadi 70% pada 1 Juni mendatang.

Baca Juga: Jelang New Normal, Bank Mandiri Buka 100% Kantor Cabang Bertahap

"Selain itu, kami juga melakukan reaktivasi ATM dan EDC sehingga saat ini sebanyak 17.627 mesin ATM dan lebih dari 280 ribu mesin EDC telah operasional," ujar dia pada telekonferensi, dikutip Sabtu (30/5/2020)

Dia juga memastikan seluruh protokol kesehatan terus diterapkan secara ketat di seluruh kantor utama dan kantor cabang Bank Mandiri. Misalnya, penggunaan masker, penyediaan hand sanitizer dan thermogun untuk pengecekan suhu karyawan dan pengunjung, serta penerapan physical distancing saat antrian di cabang.

Baca Juga: Viral Nasabah ATM Bank Mandiri Jadi Korban Skimming, Ini Cara Menghindarinya

“Saat ini jam layanan kantor cabang Bank Mandiri dimulai dari pukul 09.00-15.00 WIB. Untuk keselamatan, kami telah menempatkan sekat berupa acrylyc pembatas antara frontliner dan nasabah," ungkap dia.

Meski demikian, nasabah tetap disarankan untuk melakukan transaksi keuangan melalui electronic channel Bank Mandiri seperti Mandiri Online yang dapat melayani berbagai transaksi keuangan nasabah, bahkan saat ini sudah dilengkapi dengan fitur biometric login dengan fingerprint scan maupun face recognition untuk menjamin keamanan transaksi.

"Mandiri Online versi terbaru juga dapat menampilkan seluruh informasi simpanan atau pinjaman pengguna secara terperinci," pungkas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini