Share

Terapkan New Normal, Tokyo Akan Izinkan Bisnis Ritel Kembali Beroperasi Besok

Minggu 31 Mei 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 31 320 2222270 terapkan-new-normal-tokyo-akan-izinkan-bisnis-ritel-kembali-beroperasi-besok-XnxRa1B7cI.jpg Jepang (Reuters)

JAKARTA - Para pejabat Tokyo mengumumkan bahwa mulai Senin (1/6/2020) besok, mereka akan mengizinkan beberapa bisnis lagi beroperasi. Di antaranya termasuk teater, bioskop, pusat kebugaran dan bisnis ritel setelah status darurat karena wabah virus corona berakhir pekan ini.

Sebelumnya pekan ini, PM Shinzo Abe menyatakan berakhirnya status darurat tujuh pekan, seraya mengatakan bahwa penularan Covid-19 telah surut cukup banyak untuk memungkinkan dimulainya kembali aktivitas sosial dan ekonomi. Di mana tetap menerapkan situasi normal baru, yang mewajibkan untuk menjaga jarak fisik serta penerapan langkah-langkah pencegahan penyakit lainnya.

 Baca juga: Kabar Buruk, Ekonomi Jepang Masuk Resesi

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Minggu (31/5/2020), Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan kota itu sekarang siap melangkah ke Tahap 2 dari rencana tiga fase, untuk secara bertahap membuka kembali bisnis di kota itu. Tetapi sementara Tokyo melaporkan 22 kasus baru virus corona hari Jumat 29 Mei 2020. Dirinya mengemukakan kekhawatiran mengenai risiko yang tetap ada dan kemungkinan gelombang ke-dua wabah.

Meskipun Koike mengatakan penularan tidak meningkat cepat dan rumah-rumah sakit Tokyo memiliki cukup banyak tempat, ia mendesak warga agar tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan yang memadai karena mereka sekarang harus hidup bersama “dengan corona.” Ia mengatakan belum ada vaksin yang tersedia maupun pengobatan yang andal.

“Satu-satunya langkah yang dapat kita ambil menghadapi penyebaran virus adalah, pada akhirnya, kemauan kuat dan tindakan kita,” jelasnya.

 Baca juga: Fokus Jadi Alasan Perusahaan di Jepang Bertahan Ratusan Tahun

Di kota Kitakyushu, Jepang Selatan, 43 kasus baru dilaporkan pekan ini setelah tiga pekan tanpa ada penambahan, mendorong kota itu kembali menutup sebagian bisnis.

Koike mengatakan perpustakaan, museum dan sekolah, yang dianggap paling rendah risikonya, dibuka kembali di Tokyo pekan ini. Berdasarkan Tahap 2, teater, bioskop, pusat-pusat kebugaran, tempat-tempat les privat dan toko ritel dapat mulai beroperasi kembali, dan sebagian pertemuan juga dapat dilangsungkan.

Kelab-kelab malam, tempat-tempat karaoke dan pertunjukan musik, yang dianggap lebih rentan terhadap penularan, akan menjadi yang terakhir dibuka dan pedoman keselamatan di tempat-tempat itu masih disusun.

Meskipun langkah-langkah darurat hanya melibatkan permintaan untuk social distancing dan penutupan sebagian bisnis, Jepang sejauh ini mencatat sekitar 16.700 kasus dan 870 kematian, jauh lebih rendah dibandingkan dengan banyak negara lainnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini