2. New Normal Terburu-buru Dapat Membuat Ketimpangan Semakin Lebar
Dampak new normal di Indonesia yang terburu-buru akan membuat ketimpangan semakin lebar. Protokol kesehatan mudah diterapkan di sektor usaha yang sedang dan besa
"Sementara pelaku UMKM harus menghadapi kenaikan biaya untuk pembelian APD, hand sanitizer dsb. Tanpa bantuan pemerintah, new normal akan jadi beban UMKM," ungkap Bhima.
Baca juga: New Normal di Kantor, Apa yang Harus Dipersiapkan Karyawan Paranoid?
3. Bisnis Akan Berubah
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, new normal paska pandemi virus corona membuat bisnis menjadi berbeda.
"Konsumen yang berbelanja secara fisik berkurang, berubah menjadi porsi digital yang lebih besar," kata Bhima.