Namun, ketegangan antara Amerika Serikat dan China membebani pasar keuangan global sementara para pedagang juga mengawasi kerusuhan selama akhir pekan yang telah melanda kota-kota besar AS.
Arab Saudi mengusulkan untuk memperpanjang pemangkasan rekor dari Mei dan Juni hingga akhir tahun ini, tetapi belum mendapatkan dukungan dari Rusia.
Aljazair, yang saat ini memegang kursi kepresidenan OPEC, telah mengusulkan pertemuan OPEC + yang direncanakan 9-10 Juni untuk dimajukan guna memfasilitasi penjualan minyak bagi negara-negara seperti Arab Saudi, Irak dan Kuwait. Rusia tidak keberatan dengan pertemuan yang diajukan pada 4 Juni.
Sementara pasokan di Amerika Utara juga turun karena data dari Baker Hughes Co menunjukkan bahwa jumlah rig minyak dan gas AS dan Kanada turun ke rekor terendah dalam seminggu hingga 29 Mei.
(Dani Jumadil Akhir)