Penghentian Layanan Bus AKAP dan AKDP Diperpanjang hingga 7 Juni 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 01 Juni 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 320 2222756 penghentian-layanan-bus-akap-dan-akdp-diperpanjang-hingga-7-juni-2020-qjTMr3IWTJ.jpg Bus (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan memperpanjang masa penghentian sementara pelayanan bus antara kota antar provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal di Wilayah Jabodetabek hingga 7 Juni 2020. Namun ada beberapa terminal yang masih diberikan waktu untuk beroperasi dan melayani penumpang secara terbatas.

Baca Juga: Pelayanan Bus AKAP dan AKDP di Jabodetabek Dihentikan

Kepala BPTJ Polana Pramesti mengatakan, ada beberapa terminal yang masih akan melayani penumpang secara terbatas. Pengoperasian secara terbatas Terminal Pulogebang hanya untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang memiliki kepentingan perjalanan yang mendapatkan kriteria pengecualian dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

“Jika tidak ada kepentingan mendesak, tahan dulu keinginan untuk berpergian keluar rumah termasuk ke tempat-tempat wisata,” ujarnya mengutip keterangan tertulis, Senin (1/6/2020).

Baca Juga: 3.844 Pekerja Bus AKAP dan Pariwisata di Sumbar Dirumahkan Imbas Covid-19

Berdasarakan data Kementerian Perhubungan, Terminal Bus yang melayani Bus AKAP dan AKDP yang berada dibawah BPTJ yakni Terminal Jatijajar Depok, Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Sedangkan terminal yang pengelolaannya di bawah pemerintah daerah yakni Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI serta Terminal Bekasi dibawah pengelolaan Pemkot Bekasi.

Untuk lingkup Jabodetabek, Polana menyampaikan bahwa hanya Terminal Pulogebang, Jakarta yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah DKI Jakarta yang tetap beroperasi memberikan layanan Bus AKAP secara terbatas.

Polana juga menambahkan bahwa penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek. Sebab,sejak tanggal 24 April sampai dengan hari kedua lebaran beberapa terminal masih memberikan layanan angkutan perkotaan dan lintas wilayah dalam Jabodetabek.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat yang terlanjur mudik keluar Jabodetabek untuk menunda terlebih dahulu perjalanan kembali ke Jabodetabek," jelas Polana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini