Vivit menambahkan, kedai kopinya memiliki dua lapis kaca. Lapisan terluar pecah, namun lapis dalam aman.
Namun dia masih beruntung. Tidak ada pengunjuk rasa yang merangsek masuk, apalagi menjarah.
Vivit belum tahu kapan akan kembali lagi buka karena berdasarkan keterangan polisi ada kemungkinan kembali muncul aksi demonstrasi.
"Rasanya itu, dari senang banget karena sudah mulai buka tiba-tiba kejadian seperti ini, seperti diangkat-angkat terus dijatuhkan ke jurang. Sama kayak naik kereta luncur," ungkapnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.