Tak hanya itu, tempat parkir juga akan dibatasi oleh para pengusaha agar tidak terjadi kepadatan. Selain di tempat parkir, para pengusaha juga akan membatasi kapasitas orang yang masuk ke dalam toko atau mal agar tidak terlalu penuh.
"Kita memang pasti sudah menanti sudah bosan di dalam rumah. Kita mengedukasi dan menyiapkan bagaiaman prosedur termasuk jumlah parkir dibatasi, lalu ada hand sanitzier, ketika masuk ke dalam tokoh kapasitas orangnya terjaga enggak boleh masuk semua," jelasnya.
Menurut Dasep, para pengusaha berkomitmen untuk mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sebab, para pengusaha menginginkan agar antara bisnis dan juga kesehatan bisa berjalans seimbang.
"Alhamdulillah kita dapat informasi dari semua pihak bahwa kita akan masuk ke situasi baru di mana bisnis akan bergeliat kembali. Tetap kita memperhatikan aspek kesehatan. Jangan sampai bisnisnya bagus tapi pada kena covid," jelasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.