Hadapi Krisis Pangan, Ini Skema Kementan

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 16:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 320 2224575 hadapi-krisis-pangan-ini-skema-kementan-WRY3ksQg6Q.jpg Mentan Syahrul Limpo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan skema penanggulangan kemungkinan adanya krisis pangan global seperti yang disampaikan badan pangan dunia Food and Agriculture Organitation (FAO). Krisis pangan diprediksi melanda dunia lantaran masih mewabahnya Covid 19.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebut, skema yang dimaksud adalah melaksanakan gerakan percepatan tanam serentak, kemudian melakukan penyediaan sarana produksi, penyediaan pembiayaan usaha pertanian yang bersumber dari KUR dan bantuan modal usaha bagi petani skala kecil.

 Baca juga: Stabilkan Distribusi Pangan, Kemenkop UKM Gandeng 2 BUMN

"Sasaran kami adalah menumbuhkan peningkatan produksi pangan sekitar 7%. Ini perlu diimplementasikan dengan kebijakan-kebijakan yang sudah berjalan," ujar dia saat melakukan Press Briefing bersama Menteri Luar Negeri, Jakarta, Kamis, (4/6/2020).

Menurut Mentan SYL, ada 11 bahan pangan pokok yang mendapat perhatian khusus pemerintah. Sebelas itu antara lain padi beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula, dan minyak goreng.

 Baca juga: Lumbung Pangan Baru Bakal Dibangun di Kalimantan

Dalam menjalankan semua kebijakan tersebut, menurutnya, pemerintah sudah melaksanakan tiga fase pembangunan. Fase pertama, berupa agenda jangka pendek, agenda jangka menengah dan fase ketiga adalah menjalankan agenda jangka panjang.

"Kebijakan dan program tersebut bersifat antisipatif, akseleratif, dan fokus pada penanganan gangguan akibat pandemi Covid-19, namun masih dalam koridor kebijakan dan program yang telah dirancang dalam Rencana Strategis Kementerian Pertanian," ungkap dia.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian sudah menjakan berbagai kebijakan dan program peningkatan produksi sesuai Visi Pertanian tahun 2020-2024. Visi tersebut diantaranya mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern berdasarkan asas Gotong Royong.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini