JAKARTA - George Floyd, seorang pria kulit hitam meninggal dunia saat ditahan polisi. Hal ini berujung unjuk rasa hingga kerusuhan di Amerika Serikat.
Namun sayang unjuk yang bermulai damai jadi penuh kekerasan. Bahkan hingga merusak banyak toko dan menjarah barang-barangnya.
Berikut dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (7/6/2020), berikut fakta-fakta penjarahan toko ritel di AS:
Baca juga: Amazon Hapus Pesan Rasis yang Terpampang di Beberapa Daftar Produk
1. Penjarahan di Toko Ritel
Unjuk rasa yang berubah jadi penjarahan terjadi di New York, Chicago, Los Angeles. Di Los Angeles sendiri, penjarahan terjadi di toko pakaian Alexander McQueen di Rodeo Drive.