Dukung 'Black Lives Matter', Jeff Bezos Dikirimi Surel Kritikan dari Pelanggan Amazon

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 320 2226134 dukung-black-lives-matter-jeff-bezos-dikirimi-surel-kritikan-dari-pelanggan-amazon-gub8DDVKOZ.jpg CEO Amazon Jeff Bezos (Foto: Reuters)

JAKARTA – Sikap CEO Amazon Jeff Bezos yang mendukung gerakan Black Lives Matter mendapat kritikan dari pelanggan Amazon. Gerakan BlackLivesMatter alias Nyawa Warga Kulit Hitam Itu Penting muncul setelah kematian warga kulit hitam, George Floyd di tangan polisi.

Jeff mendapat email dari pelanggannya yang kesal dengan gerakan tersebut karena menilai semua nyawa itu penting. Bukan hanya warga berkulit hitam.

Baca juga: New Normal, Apple Buka Kembali 100 Toko

Dalam sebuah posting Instagram, Bezos memposting tangkapan layar email tersebut. Kritik terhadap gerakan Black Lives Matter sering kali berusaha untuk melawan ungkapan itu dengan mengatakan "semua nyawa itu penting”.

"Saya harus tidak setuju denganmu," jawab Bezos menanggapi email tersebut, dilansir dari CNBC.com, Senin (8/6/2020).

unjuk rasa berubah jadi kerusuhan

“Black Lives Matter tidak berarti nyawa lain tidak dianggap. Persoalan orang kulit hitam di sini adalah soal rasisme dan risiko yang dihadapi orang kulit hitam dalam sistem penegakan hukum dan keadilan kita,” imbuhnya.

Meski mendapat protes dari pelanggan, Jeff mengatakan, dirinya tidak akan berubah pikiran dan tetap mendukung gerakan tersbut.

Baca juga: Buka Kembali Toko di Amerika Serikat, Apple Batasi Pengunjung

Gelombang unjuk rasa di Amerika Serikat untuk menuntut keadilan atas kematian warga kulit hitam, George Floyd. Pasalnya, kasus yang diduga dilatari unsur rasisme dan diskriminasi terhadap warga kulit hitam di Amerika ini, dianggap tidak sejalan dengan ajaran Islam yang juga menentang rasisme.

Kasus meninggalnya seorang warga kulit hitam Amerika bernama George Floyd di tangan polisi di kota Minneapolis, negara bagian Minnesota, 25 Mei lalu, memicu gelombang unjuk rasa berhari-hari di puluhan kota di seantero Amerika Serikat.

Para pengunjuk rasa menuntut keadilan atas kematian Floyd, sekaligus menuntut dilakukannya reformasi di tubuh kepolisian Amerika yang dianggap kerap bersikap diskriminatif terhadap warga Amerika keturunan Afrika.

kerusuhan di Amerika

Banyak perusahaan telah berbicara menentang pembunuhan Floyd dan kebrutalan polisi, termasuk Amazon. Pada hari Rabu, Amazon mengumumkan akan menyumbangkan USD10 juta untuk organisasi keadilan sosial. Perusahaan juga berpendapat bahwa perlakuan tidak adil dan brutal terhadap orang kulit hitam harus dihentikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini