BI Buka-bukaan soal Kondisi Rupiah Terkini, Balik Lagi ke Rp14.000/USD

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 278 2228990 bi-buka-bukaan-soal-kondisi-rupiah-terkini-balik-lagi-ke-rp14-000-usd-6lk1nrGsxk.jpg Rupiah Menguat terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengupdate perkembangan nilai tukar Rupiah pada 8-12 Juni 2020. Data ini mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran Covid-19.

Untuk perkembangan nilai tukar pada 8-11 Juni 2020, Rupiah ditutup pada level Rp13.950 per dolar Amerika Serikat (USD). Dengan yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun naik ke 7,16%.

Baca Juga: Rupiah Melemah 1,12% ke Level Rp14.177/USD

Sedangkan pergerakan dolar terhadap 6 mata uang negara utama lainnya seperti Euro hingga Yen melemah ke level 96,73. Untuk yield US Treasury (UST) atau surat utang negara yang dikeluarkan pemerintah AS dengan tenor 1-10 tahun, turun ke level 0,669%.

Kemudian, perkembangan nilai tukar pada 12 Juni, Rupiah dibuka pada level Rp14.000 per USD. Yield SBN 10 tahun stabil di 7,30%. Demikian dikutip dari keterangan BI, Jumat (12/6/2020).

Baca Juga: Terus Menguat, Rupiah Ditutup di Level Rp13.877/USD

Sementara itu, untuk aliran modal asing pada Minggu II bulan ini. BI mencatat premi Credit Default Swaps (CDS) atau indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara, Indonesia 5 tahun naik ke 131,96 bps per 11 Juni 2020 dari 113,59 bps per 5 Juni 2020.

Berdasarkan data transaksi 8-11 Juni 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp8,04 triliun dengan jual neto di pasar SBN sebesar Rp7,51 triliun, dan jual neto di pasar saham sebesar Rp531,66 miliar. Berdasarkan data setelmen selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp136,75 triliun.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini