Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyaluran Stimulus untuk Industri Masih di Bawah 10%, Kok Bisa?

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2020 |12:33 WIB
Penyaluran Stimulus untuk Industri Masih di Bawah 10%, Kok Bisa?
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Ekonom menyebut stimulus fiskal yang diberikan pemerintah untuk sektor industri masih di bawah 10%. Hal ini akan memengaruhi kinerja industri yang mencoba bangkit dari covid-19.

Direktur Eksekutif the Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, penyaluran stimulus fiskal untuk industri perlu dipercepat, sehingga sektor industri bisa langsung lari kencang.

Baca Juga: UMKM Bisa Ikut Program Pelatihan Online, Bisa Dapat Sertifikat

Apalagi, selama ini sektor Industri berkontribusi besar pada perekonomian nasional. Sedangkan, saat ini pemerintah sedang terus mendorong agar ekonomi tidak jatuh terlalu dalam akibat Covid-19.

"Dalam kondisi ini harusnya dipercepat. Karena ini sebagai basic industri ini sangat besar hampir 18-19% kalau ini di-push akan lebih cepat," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: 60,5 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro Sudah Menerima Kredit

Ada beberapa masalah yang membuat stimulus fiskal ini berjalan lambat dalam penerapannya. Pertama adalah masalah administrasi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement