WFH Bikin Sri Mulyani Kerja 24 Jam Sehari, 7 Hari Seminggu

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 20 2232831 wfh-bikin-sri-mulyani-kerja-24-jam-sehari-7-hari-seminggu-JG6QyLGwHx.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan tentang aktivitasnya kerjanya yang lebih banyak dilakukan di rumah atau Work From Home (WFH). Aktivitas WFH ini menyusul adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona.

Menurut Sri Mulyani, selama bekerja dari rumah diakuinya lebih berat dibandingkan harus bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO). Bahkan dirinya bisa bekerja 24 jam full setiap hari untuk mengurusi ekonomi dan keuangan negara.

Baca Juga: Jaga Kondisi Ala Sri Mulyani, Istirahat hingga Dengarkan Suara Orang Ngaji

Apalagi di tengah situasi pandemi virus corona seperti saat ini, perekonomian dalam negeri banyak mengalami tekanan. Belum lagi, banyak masyarakat juga yang membutuhkan bantuan khususnya yang terdampak langsung virus corona.

"Saya lebih banyak jam kerja dari jam kerja normal. Work From Home 24 jam sehari, 7 hari seminggu enggak ada bedanya home sama office. Jadi kerja luar biasa panjang, enggak ada jedanya," ujarnya dalam acara town hall meeting Kementerian Keuangan, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Kerja Full 24 Jam, Sri Mulyani Curhat Ingin Istirahat Buat Ketemu Cucu

Kerja lebih banyak ini karena semua rapat dalam rangka mitigasi dampak Covid-19 ini dilakukan tanpa jeda karena dilakukan secara virtual. Bahkan dalam satu hari, rapat yang dilakukan bisa lebih banyak dibandingkan ketika bekerja dari kantor.

"Karena orang menganggap kalau dari satu meeting ke meeting lain enggak perlu travelling time, cuma pindah dari satu zoom to another zoom, padahal di Kemenkeu harus menyediakan bahan karena ada konsekuensi keuangan negara," kata Sri Mulyani.

 

Sebenarnya hal yang sama juga dirasakan oleh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada jajaran Kementerian Keuangan setelah 3 bulan WFH ini, sebanyak 24,8% memilih dengan WFH ini kerja jadi lebih banyak.

Kemudian 31% memilih kerja dari rumah membuat jam kerja jadi sedikit dan 43% memilih sama saja jam kerjanya dan 13% memilih merasa WFH kurang efektif serta 51% merasa WFH membuat kerja lebih efektif.

"Saya ini termasuk 51% (lebih efektif), karena saya enggak usah stres untuk travelling, memikirkan traffic. Namun saya tahu kita semua masing-masing. Saya berbesar hati, ada 51,9% yang merasa lebih efektif dengan WFH," kata Sri Mulyani.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini