Petugas Rutan yang terus memantau aktivitas warga juga akan memberi teguran apabila ada warga yang melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Sementara itu, dalam dua pekan terakhir Rutan Solo kembali menerima tahanan setelah sempat tutup sejak penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kota Solo.
Namun, Rutan Solo masih membatasi hanya narapidana yang sudah mengikuti rapid test yang ditampung di Rutan Solo. “Sudah ada narapidana baru, mereka sudah mengikuti rapid test hasilnya nonreaktif. Saat ini sudah berada di ruang karantina mandiri selama dua pekan,” papar dia.
(Feby Novalius)