5 Fakta Rencana Penghapusan Premium, RI Menuju Standar BBM Euro 4

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 21 Juni 2020 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 320 2233539 5-fakta-rencana-penghapusan-premium-ri-menuju-standar-bbm-euro-4-wFalx0YwGt.jpg Pertamina Masih Salurkan Premium. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) belum mau menegaskan ingin menghapus BBM jenis Premium. Sebab, tahun ini perseroan masih mendapat penugasan untuk mendistribusikan Premium kepada masyarakat. 

Padalah bila dilihat, Pertamina bisa meningkatkan kualitas BBM yang di Indonesia. Di mana pada pertengahan 2019, Pertamina telah menuntaskan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) sehingga dapat meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro 2 menjadi Euro 4.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik soal rencana penghapusan Premium yang disanggah Pertamina, Minggu (20/6/2020):

1. Alasan Pertamina

PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada rencana menghapus BBM penugasan, Premium. Namun perseroan dihadapkan dengan regulasi soal produk ramah lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, Merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No 20 Tahun 2017, disyaratkan standar baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai dengan standar EURO 4 sehingga BBM yang digunakan untuk uji emisi agar minimal mengikuti RON minimal 91 atau CN minimal 51.

2. BBM Premium Tetap Ada

Pertamina sekali lagi masih menyalurkan Premium. Di mana pada awal 2020, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas telah mengeluarkan Surat Keputusan yang memberikan penugasan kepada badan usaha yang ditunjuk, termasuk Pertamina untuk menyalurkan Premium atau Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Jenis Bensin (Gasoline) dengan kuota sebesar 11.000.000 KL

3. Kata Bos Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyebut akan mengurangi produk Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini untuk merespons aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yaitu mengenai pembatasan research octane number (RON) atau oktan BBM yang dipakai.

"Jadi ada regulasi KLHK yang menetapkan bahwa untuk menjaga polusi udara ada batasan di RON berapa, di kadar emisi berapa. Jadi nanti yang kita prioritaskan produk yang ramah lingkungan," ujarnya dalam diskusi virtual, beberapa waktu lalu.

4. Belum Diputuskan Premium Dihapus atau Tidak

Menurut Nicke, saat ini perusahaan tengah berkoordinasi dengan pemerintah terkait produk BBM mana saja yang mau dihapus. Meskipun dirinya tidak menyebutkan produk BBM apa yang akan dihapus.

5. RI Bisa Upgrade BBM

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, pada pelaksanaan proyek di 2019, Pertamina tetap mengejar penyelesaian Proyek Strategis pengembangan dan pembangunan kilang baru.

Di mana pada pertengahan tahun 2019, Pertamina telah menuntaskan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) sehingga dapat meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro 2 menjadi Euro 4.

"Volume produksi naik dari 1 juta barel menjadi 1,6 juta barel per bulan," tuturnya.(fbn)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini