Share

Penumpukan Penumpang, KCI Sebut Perjalanan KRL Sudah Maksimum

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 320 2235060 penumpukan-penumpang-kci-sebut-perjalanan-krl-sudah-maksimum-0DlTHv3GCQ.JPG KRL (Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan bahwa pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) terus meningkat. Seiring dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di Jabodetabek.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba mengatakan bahwa saat ini semakin banyak sektor perekonomian yang akan dibuka kembali dan masyarakat beraktivitas. Maka semakin banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi publik termasuk KRL.

 Baca juga: Masih Antre, Ini Jumlah Pengguna KRL di Stasiun Bogor hingga Siang Tadi

"Sementara dari segi frekuensi perjalanan KRL saat ini sudah maksimum sesuai kapasitas infrastruktur perkeretaapian yang tersedia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dirinya menjabarkan, di lintas Bogor/Depok saat ini PT KCI mengoperasikan 388 perjalanan dengan headway atau jarak antar kereta pada jam sibuk mencapai lima menit. Di lintas Bekasi/Cikarang setiap harinya terdapat 166 perjalanan KRL.

 Baca juga: Pengguna Meningkat, Hindari Waktu-Waktu Ini untuk Naik KRL

Di lintas Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang/Serpong beroperasi 194 perjalanan, lintas Tangerang dilayani 88 perjalanan, di lintas Tanjungpriok beroperasi 56 perjalanan kereta. Serta, 46 perjalanan KRL melayani jalur feeder Jakartakota – Kampung Bandan.

"Secara keseluruhan setiap harinya KCI mengoperasikan 938 perjalanan dengan jam operasional 04:00 – 21:00," ujarnya.

 Baca juga: Masih Antre, Ini Jumlah Pengguna KRL di Stasiun Bogor hingga Siang Tadi

Dirinya mengatakan, saat ini kerja sama dan disiplin para pengguna KRL dalam mengikuti protocol yang ada semakin baik. Namun demikian, PT KCI juga kembali mengajak para pelaku usaha, kantor-kantor, dan berbagai instansi untuk mengikuti Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 8 tahun 2020 tentang pengaturan jam kerja.

 

"Dengan sistem kerja bertahap bagi para pekerja sesuai surat edaran tersebut, maka konsentrasi pengguna pada jam-jam sibuk dapat lebih tersebar dan pengguna dapat menghindari antrean di stasiun pada waktu tersebut," ujarnya.

Dirinya mengatakan, dengan demikian para pengguna KRL juga dapat lebih aman dan lebih lancar dalam menggunakan KRL. Serta mengurangi waktu tunggu di stasiun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini