Cara Unik Menteri Basuki Cegah Covid-19, Siapkan ATK untuk Masing-Masing PNS PUPR

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 24 Juni 2020 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 320 2235475 cara-unik-menteri-basuki-cegah-covid-19-siapkan-atk-untuk-masing-masing-pns-pupr-LD2J1HHRKf.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengalokasikan dana Rp665 miliar untuk menambah alat tulis kantor di Kementerian PUPR. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di lingkungan kerja.

Basuki mengatakan, untuk dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya dialokasikan dana sebesar Rp2,41 triliun. Terdiri dari layanan manajemen Rp665,2 miliar, pengawasan Rp107,74 miliar, perencanaan Rp200,88 miliar dan pembiayaan infrastruktur Rp263 miliar.

Baca Juga: Pasok Air untuk 88.000 Ha Sawah, Jaringan Irigasi Rentang Dibenahi

Pada layanan manajemen sebesar Rp665,20 miliar, dialokasikan untuk layanan perencanaan anggaran dan KLN, layanan informasi publik, pembentukan produk hukum, fasilitas infrastruktur daerah, pembinaan pengelolaan keuangan, pengelolaan BMN, pengelolaan kampus PUPR, layananan data dan penyelenggaraan TIK, tata kelola pegawai serta analis pelaksanaan kebijakan.

"Jadi alat tulis itu perorangan sehingga tidak ada celah Covid. Ini disediakan layanan manejem Rp665 miliar. Sehinga cegah penyebaran Covid," tuturnya, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga: Ditargetkan Selesai 2022, Bendungan Rukoh Bakal Aliri 11.950 Ha Sawah

Selain itu, Basuki juga menyiapkan alokasi dana untuk perencanaan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) sebesar Rp200,88 miliar dan pembiayaan infrastruktur Rp263 miliar.

"Ini untuk pendanaan proyek melalui KPBU dan fasilitasi pembiayaan perumahan. Kemudian dukungan manajemen dan tugas teknis lainnya seperti pembinaan konstruksi Rp610 miliar dan penguatan SDM sebesar Rp563,79 miliar," tuturnya.

Sementara itu, Basuki mengatakan, untuk rencana kerja 2020 mengalami redesain yang mempengaruhi rencana kerja pada 2021. Di mana Kementerian PUPR menyederhanakan 13 program kerja menjadi 5 program.

"Pagu 2020-2021 Dipa awal Rp120,22 triliun setelah direalokasi untuk Covid Rp44 triliun tinggal Rp75,6 triliun. Kemudian untuk usulan indikasi 2021 Rp140,33 triliun dan apgu indikatif dialokasikan Rp115,58 triliun," papar Basuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini