Investor Berpaling ke Dolar AS, Kilau Emas Meredup

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 320 2235996 investor-berpaling-ke-dolar-as-kilau-emas-meredup-3dGPYyk7rs.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Harga emas akhirnya turun dari level tertingginya sebesar USD1.779 per ounce pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat. Investor menjual logam muliah karena terjadi kenaikan kasus virus corona secara global.

Harga emas di spot gold turun tipis menjadi USD1.766.21 per ounce. Sedangkan, emas berjangka AS turun 0,4% menjadi USD1,775.10 per ounce.

Baca Juga: Kian Mahal, Harga Emas Sentuh Level Tertinggi Sejak 2012

“Orang-orang mengalihkan investasinya menuju uang tunai. Mereka meringankan investasi dalam portofolio," kata Kepala Pedagang Global Investors AS Michael Matousek, dilansir dari Reuters, Kamis (25/6/2020).

Peningkatan kasus Covid-19 telah memicu perdebatan apakah bisnis akan kembali dihentikan sementara atau tetap berjalan di tengah peningkatkan jumlah kasus. Hanya saja jika kembali dihentikan berarti kerusakan ekonomi bisa berlanjut.

Hal tersebut pun meningkatkan kekhawatiran tentang percepatan pandemi corona yang membuat ekuitas global turun pada Rabu 24 Juni 2020.

Baca Juga: Naik 3 Hari Berturut-turut, Harga Emas Antam Dijual Rp916.000/Gram

Sementara itu, untuk logam mulia lainnya juga jatuh, seperti perak turun 2% menjadi USD17,59 per ounce. Palladium tergelincir 2,1% menjadi USD1.883.06 dan platinum turun 3,1% di USD803,65.

Meski harga emas hari ini turun, tercatat emas telah naik lebih dari 16% tahun ini. Hal ini didukung oleh langkah stimulus dan penurunan suku bunga oleh bank sentral.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini