Sejumlah penelitian menegaskan, kerja remote seperti work from home mendorong produktivitas dan efisiensi. Karyawan pun fleksibel kelola waktu profesional dan personal.
Baca juga: TKA China Masuk RI, Menaker: Keahliannya Dibutuhkan Perusahaan Konawe
Selain itu, kamu akan menghemat biaya transpor dan menurunkan tingkat stres. Saat ini, momentum perkantoran adaptasi kebiasaan baru berbasis digital.
Mengutip Instagram Kemnaker, Jakarta, Jumat (26/6/2020), berikut 8 kiat memulai budaya kerja remote di new normal: