Proyek Kelistrikan di Kalimantan Rampung September Tahun Ini, Kapasitasnya 140 Mw

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 320 2238023 proyek-kelistrikan-di-kalimantan-rampung-september-tahun-ini-kapasitasnya-140-mw-hAjQcPD1FE.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT PP (Persero) mengebut pembangunan proyek PLTMG Bangkanai Tahap 2 di Desa Karendan, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Proyek pembangkit yang dimiliki oleh PT PLN (Persero) ini memiliki kapasitas sebesar 140 Megawatt (Mw).

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan, saat ini proses pengerjaan terus dilakukan. Sehingga, proyek pembangkit ini bisa rampung tepat waktu yakni pada September tahun ini.

"Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut pada bulan September tahun ini," ujarnya mengutip keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga: Mengintip PLTS Likupang, Pembangkit Tenaga Matahari Terbesar di RI

Meskipun menurut Novel, dalam pengerjaan pembangkit ini tidaklah mudah. Mengingat, pengerjaan proyek ini dilakukan di salah satu desa yang cukup jauh dari keramaian kota.

Untuk menuju Karendan, harus menempuh waktu sekitar 10-12 jam dari Banjarmasin–Muara Teweh dan tiga-empat jam perjalanan dari Muara Teweh–Karendan. Sedangkan dalam melaksanakan proses pembangunan, material bangunan dan konstruksi juga harus didatangkan melalui perjalanan laut dari Jakarta, Surabaya, dan Palu kemudian menempuh perjalanan darat ke Desa Karendan.

"Dengan keberhasilan Perseroan sebagai kontraktor EPC yang telah memiliki berbagai pengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek minyak dan gas, Perseroan optimis dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang maksimal dan tepat waktu,” jelasnya.

Baca Juga: Proyek 35.000 MW Rampung, RI Bakal Kelebihan Suplai Listrik

Novel menjelaskan proyek ini memiliki nilai kontrak Rp780 miliar (porsi perseroan) menggunakan mesin Duel Fuel Technology. Bahan bakar mesin tersebut dapat menggunakan gas maupun solar.

Selain itu, mesin jenis ini memiliki keunggulan lainnya yaitu ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. Ke depan, PLTMG Bangkanai Tahap 2 diperuntukkan untuk memperkuat dan mengalirkan listrik di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

"Suplai listrik yang baik dan berkualitas tentunya akan meningkatkan aktivitas warga dan mendukung geliat ekonomi masyarakat," ucap Novel.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini