Baca juga: KA Jarak Jauh Beroperasi Kembali, 3.384 Tiket Ludes Terjual
"Ini sudah dilakukan sesuai stress test. Yang kita operasikan commuter dan lokal," jelas Didiek.
Ditambah lagi, minat masyrakat untuk berpergian dengan menggunakan Kereta Api juga sangat minim. Sebab, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa menggunakan angkuta kereta jarak jauh.
Misalnya saja Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk masyrakat yang hendak keluar masuk Jabodetabek. Lalu ada juga persyaratan hasil rapid tes untuk memastikan masyarakat benar-benar bebas dari covid-19.
"KA jarak jauh penumpang dengan rapid test SIKM, belum menimbulkan minat untuk berpergian. Kalau ada orang tua sakit meninggal jadi mereka baru lakukan perjalanan," kata Didiek.
(Fakhri Rezy)