Biasa Rp23 Miliar, Bos KAI Curhat Pendapatan Rata-Rata Harian Cuma Rp400 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 14:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 320 2238826 biasa-rp23-miliar-bos-kai-curhat-pendapatan-rata-rata-harian-cuma-rp400-juta-8WoNROycL2.jpg Kereta (Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengklaim pendapatan perseroan anjlok karena virus corona. Hal ini disebabkan terbatasnya operasional seluruh angkutan kertea selama pandemi hingga saat ini.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Didie Hartantyo mengatakan, dalam sehari, perseroan hanya meraup 10% saja dari pendapatan rata-rata harian sebelum adanya covid-19. Padahal biasanya, dalam satu hari perseroan bisa meraup sekitar Rp23 miliar dalam situasi normal.

 Baca juga: Pemerintah Masih Utang Subsidi Tiket Rp257 Miliar ke KAI

"Sekarang sangat minim operasi. Kami hanya 7%, dalam satu hari Rp23 miliar. Sekarang ini Rp300 juta atau Rp400 juta," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapta dengan Komisi VI, Rabu (30/6/2020).

Menurut Didiek, untuk saat ini Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta api lokal masih menjadi kontribusi terbesar bagi pendapatan perseroan. Sedangkan, kereta jarak jauh masih minim kontribusi mengingat operasionalnya masih dibatasi.

 Baca juga: KA Jarak Jauh Beroperasi Kembali, 3.384 Tiket Ludes Terjual

"Ini sudah dilakukan sesuai stress test. Yang kita operasikan commuter dan lokal," jelas Didiek.

Ditambah lagi, minat masyrakat untuk berpergian dengan menggunakan Kereta Api juga sangat minim. Sebab, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk bisa menggunakan angkuta kereta jarak jauh.

Misalnya saja Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk masyrakat yang hendak keluar masuk Jabodetabek. Lalu ada juga persyaratan hasil rapid tes untuk memastikan masyarakat benar-benar bebas dari covid-19.

"KA jarak jauh penumpang dengan rapid test SIKM, belum menimbulkan minat untuk berpergian. Kalau ada orang tua sakit meninggal jadi mereka baru lakukan perjalanan," kata Didiek.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini