JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada perdagangan kemarin. Harga emas naik karena kasus covid-19 terus meningkat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik USD10,1 atau 0,57%, menjadi ditutup pada USD1.790 per ounce, dilansir dari Xinhua, Jumat (3/7/2020).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp9.000, 1 Gram Dijual Rp907.000
Lebih dari 52.000 kasus covid-19 baru dilaporkan di Amerika Serikat, memecahkan rekor yang ditetapkan pada akhir April, dan meredam optimisme yang diciptakan oleh data ekonomi positif yang dirilis pada hari Kamis.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan total pekerjaan penggajian nonpertanian di Amerika Serikat naik 4,8 juta pada Juni, mengalahkan konsensus pasar. Tingkat pengangguran turun menjadi 11,1% dari 13,3% pada Mei.
Baca Juga: Investor Berpaling ke Dolar AS, Kilau Emas Meredup
Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja mengatakan klaim pengangguran awal AS mendaftarkan 1,427 juta dalam pekan yang berakhir 27 Juni. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan ada 1,4 juta klaim baru.
Adapun logam mulia lainnya, Perak untuk pengiriman September naik 10,4 sen atau 0,57%, menjadi ditutup pada USD18,322 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD2,8 atau 0,34%, menjadi ditutup pada USD831,6 per ounce.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.