"Setelah diperbaiki, beliau akan melakukan food culture practices. Ada mendatangkan bibitnya atau mungkin alsintan untuk menggarap tanahnya, pupuknya, dan beliau harus buat saluran cacing di dalam petak sawahnya karena di rawa," kata Basuki
Menurut Basuki, lumbung pangan tersebut rencananya akan berada di antara Sungai Kapuas dan Barito. Hal ini sangat aman karena memiliki jenis tanah aluvial.
Nantinya, lumbung pangan ini akan bekerja dengan mekanisasi secara keseluruhan. Sehingga, Kementan akan menggenjot penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) di lumbung pangan tersebut.
"Jadi kami berdua bekerja erat, kemudian ada BUMN mendukung kami tapi aktornya adalah Kementerian Pertanian. Kami mendukung jaring-jaring irigasi karena kita mengembangkan lahan pertanian," jelasnya.
Baca Juga: Bangun Food Estate Tahap Pertama, Lahan 30.000 Ha Disiapkan