Kalung Antivirus Corona, Kementan: Ini Bukan Vaksin

Natasha Oktalia, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 320 2241662 kalung-antivirus-corona-kementan-ini-bukan-vaksin-JxDt8fH1qE.jpg Kalung Antivirus Corona (Foto: Okezone/Giri)

Dalam berbagai studi dikatakan, obat ini hanya cukup 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus. Artinya dengan konsentrasi 1 persen saja sudah cukup membunuh virus 80-100%.

Bahan aktif utamanya, terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus melalui mekanisme M pro. M pro adalah main protease (3CLPro) dari virus corona yang menjadi target potensial dalam penghambatan replikasi virus corona.

Penelitian menunjukkan Eucalyptol ini berpotensi mengikat protein Mpro sehingga menghambat replikasi virus. Manfaat tersebut dapat terjadi karena 1,8 cineol dari eucalyptus disebut eucalyptol dapat berinteraksi dengan transient receptor potential ion chanel yang terletak di saluran pernapasan.

Sebelumnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian tengah mengembangkan sebuah kalung antivirus corona. Kalung ini pun dikenakan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Kalung berwarna hijau dan bertuliskan Antivirus Corona ini mengangdung tanaman Atsiri (eucalyptus). Dari hasil lab, katanya kalung ini bisa mematikan corona.

“Ini antivirus hasil Balitbangtan, eucalyptus, pohon kayu putih. Dari 700 jenis, 1 yang bisa mematikan Corona hasil lab kita," tutur Mentan Yasin, beberapa waktu lalu, Minggu (5/7/2020).

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini