Kabalitbang Kementan: Kalung Antivirus Corona Bukan Jimat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 320 2241798 kabalitbang-kemetan-kalung-antivirus-corona-bukan-jimat-JYvVB1yPx6.jpeg Kalung Antivirus Corona (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menegaskan bahwa kalung aromaterapi eucalyptus yang dinyatakan bisa menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 itu bukanlah sebuah jimat. Dirinya mengaku telah melakukan penelitian di dalam uji laboratorium dan hasilnya bahwa bahan-bahan yang terkandung di dalam kalung itu bisa membunuh virus corona.

“Kalung ini bukan jimat, ada dasar ilmiahnya. Tidak mungkin saya pertaruhkan jabatan dan Badan Litbang Pertanian,” kata Fadjry dalam konferensi pers virtual di Bogor, Jawa Barat, Senin (6/7/2020).

Meski begitu, lanjut dia, pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh akademisi untuk menindaklanjuti penemuan ini. Setidaknya dalam waktu 18 bulan ke depan sudah bisa diketahui hasilnya.

Baca Juga: Cara Kerja Kalung Antivirus Bunuh Virus Corona 

“Kami tidak mengklaim bahwa kalung ini dapat berfungsi sebagai anticovid-19, tetapi memang memiliki potensi untuk seperti itu dan masih diperlukan penelitian uji klinis yang membutuhkan waktu setidaknya 18 bulan. Saat ini kalung tersebut terdaftar di BPOM sebagai jamu. Dan jamu biasanya berdasarkan dari hasil laboratorium dan tidak bisa memiliki klaim apapun,” katanya.

Dia berharap polemik terkait Kementan yang akan memproduksi obat antivirus corona dapat segera diakhiri. Sehingga, peluang bangsa bisa lebih cepat menemukan obat atau teknologi penanganan bagi Covid-19.

“Artinya semua ikhtiar yang dilakukan terhadap anak bangsa yang bisa dimanfaatkan kita,” ujarnya.

Baca Juga: Kalung Antivirus Corona, Kementan: Ini Bukan Vaksin

Sebelumnya, Fadjry Djufry mengatakan, hingga saat ini, banyak negara yang berlomba-lomba menemukan antivirus corona, begitupun di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian dan Lembaga (K/L) terus mencoba mencari cara dan menemukan obat untuk mencegah serta menangani virus corona (Covid-19) yang masih mewabah di Indonesia.

"Ini bukan obat oral, ini bukan vaksin, tapi kita sudah lakukan uji efektivitas, secara laboratorium secara ilmiah kita bisa buktikan," kata Fadjry.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian tengah mengembangkan sebuah kalung antivirus corona. Kalung ini pun dikenakan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Kalung berwarna hijau dan bertuliskan Antivirus Corona ini mengandung tanaman Atsiri (eucalyptus). Dari hasil lab, katanya kalung ini bisa mematikan corona.

“Ini antivirus hasil Balitbangtan, eucalyptus, pohon kayu putih. Dari 700 jenis, 1 yang bisa mematikan Corona hasil lab kita," tutur Mentan Yasin, beberapa waktu lalu.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini