Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lockdown Dicabut, Kekayaan Bos Uniqlo Bertambah Rp128 Triliun

Natasha Oktalia , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |18:07 WIB
<i>Lockdown</i> Dicabut, Kekayaan Bos Uniqlo Bertambah Rp128 Triliun
Tadashi Yanai (Foto: Bloomberg)
A
A
A

Tapi, efek dari pandemi Covid-19 memaksa Uniqlo menutup 748 gerai fisiknya yang berada di China pada Januari, dan secara bertahap semua gerai kembali dibuka pada perdagangan di bulan April.

Baca juga; Masa Kecil Jeff Bezos, dari Ditinggal Ayah Kandung hingga Punya Kakek yang Inspiratif

Berbeda dengan perdagangan di Jepang, 40% toko Uniqlo yang ditutup akan mulai beroperasional kembali pada bulan Mei. Sebelumnya, Uniqlo berhasil membuka dua gerai fisik baru di Ginza (Tokyo) dan di pusat perbelanjaan Harajuku.

Tetapi perusahaan tersebut masih ketinggalan dari Inditex Spanyol, yang terkenal dengan merek Zaranya, yang merupakan nomor satu saat ini, dengan penjualan tahunan sebesar USD31,6 miliar serta H&M Swedia dengan penjualan USD24,8 miliar.

Pendiri Inditex Amnacio Ortega adalah miliarder pakaian terkaya di dunia dengan kekayaan bersih USD64,6 miliar, sementara pemilik H&M's Stefan Persson dengan kekayaan USD16,4 miliar, kekayaan berada di tempat ketiga setelah Yanai.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement