Tak Disangka, Daerah Ini Jadi Produsen Sapi Terbesar Nomor 2 di Indonesia

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 320 2242947 tak-disangka-daerah-ini-jadi-produsen-sapi-terbesar-nomor-2-di-indonesia-pfK6UPYHG6.jpg Sapi (Foto: Okezone)

BLORASapi potong asal Kabupaten Blora Jawa Tengah telah merambah ke banyak daerah, karena memiliki kualitas terbaik. Meski demikian, daerah ini belum memiliki rumah potong modern sehingga nilai ekonomisnya kurang optimal.

“Blora ini produsen sapi potong terbesar di Jawa Tengah, 2019 ada sekitar 240 ribuan ekor sapi di Blora, dan nomor dua terbanyak di Indonesia setelah Sumenep (Madura),” kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Selasa (7/7/2020).

“Namun sayangnya di sini belum ada rumah potong hewan modern, sehingga banyak sapi kita yang dikirim begitu saja keluar daerah. Jika hal ini bisa diwujudkan, bukan tidak mungkin bisa meningkatkan nilai ekonomi bagi para peternak,” jelasnya.

Baca Juga: Penjualan Sapi Lesu Jelang Idul Adha, Peternak 'Gigit Jari'

Dia juga menyampaikan, melimpahnya komoditas jagung di Kabupaten Blora. Komoditas ini sangat efektif sebagai pakan ternak termasuk sapi. Bahkan, muncul harapan untuk mendirikan pakan ternak sehingga peternakan penggemukan sapi tak akan kesulitan mendapatkan pakan.

“Agar sapi-sapi Blora tidak dijual begitu saja ke luar kota, melainkan bisa diolah dahulu di daerah melalui pendirian rumah potong hewan modern,” ungkap dia saat video konferensi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Suko Wardoyo.

Selain menyampaikan permasalahan pertanian dan peternakan itu, dia berharap BI Jateng turut memberikan pendampingan. Dia menekankan, Blora menjadi daerah penghasil jagung terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Grobogan, dan produsen sapi potong terbesar kedua nasional setelah Madura.

Baca Juga: Penjual Mobil Bekas Terancam Bangkrut Gara-Gara Covid-19

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Suko Wardoyo, meminta agar potensi potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Blora ini bisa dipetakan untuk dilakukan pengkajian lebih dalam.

“Akan kita elaborasi dahulu kerjasama ini, ke depan nanti kita lihat potensi lainnya. Semoga nanti bisa berkembang lagi,” jawab Suko Wardoyo.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini