PANGKALAN BUN - Hujan yang terus mengguyur kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dalam dua pekan membuat petani rugi. Pasalnya, banjir merendam areal persawahan dan juga kebun komoditas lain.
Kondisi berimbas kepada para petani, salah satunya adalah petani daun bawang atau bawang prei yang puluhan hektare lahannya kebanjiran. Alhasil, para petani gagal panen dan merugi puluhan juta rupiah bahkan bisa mencapai ratusan juta.
Baca Juga: Petani Milenial Sukses Kembangkan Bisnis, Dulu 2 Ha Kini Miliki Lahan 400 Ha
Gagal panen dialami salah satu petani bernama Sampe. Seorang transmigran yang kini tinggal di Desa Kumpai Batu Bawah, Kecamatan Arut Selatan harus menelan kerugian. Sebab puluhan hektare lahan miliknya yang ditanam daun bawang atau bawang prei dalam kondisi kebanjiran sudah dua pekan terakhir.
Hal ini berimbas kepada hasil panen bawang prei yang tak bisa dilakukan dengan sempurna. Mengingat bawang peri yang kebanjiran tidak akan bisa berkembang dengan baik dan terancam mati.