Bos Garuda Ngeluh Pendapatan Meningkat Tapi Tak Sesuai Harapan

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 278 2243544 bos-garuda-ngeluh-pendapatan-meningkat-tapi-tak-sesuai-harapan-yH2OZpt6PD.jpg Garuda Indonesia (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu mengeluarkan relaksasi kepada maskapai penerbangan untuk menaikan kapasitas penumpangnya. Langkah ini dilakukan untuk membantu maskapai agar bisa tetap survive di tengah tekanan akibat pandemi virus Corona.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, relaksasi yang dikeluarkan pemerintah ini sudah mulai memunculkan optimisme. Sebab, sudah mulai ada kenaikan jumlah penumpang baik domestik maupun internasional.

 Baca juga: Erick Thohir Pertahankan Garuda Indonesia yang Terdampak Covid-19

"Memang Pemerintah sudah melakukan beberapa relaksasi. Kita sudah melihat ada pertumbuhan jumlah penumpang, baik itu di domestik maupun di internasional," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (8/7/2020) malam.

Hanya saja lanjut Irfan, peningkatan jumlah penumpang ini belum sesuai ekspektasi. Sebab, masih banyak masyarakat yang masih enggan untuk berpergian ke luar kota.

 Baca juga; Pelunasan Utang Jatuh Tempo Garuda Indonesia Diperpanjang 3 Tahun

"Namun demikian perlu diketahui peningkatan ini nampaknya tidak sesuai dengan harapan kita semuanya, karena masih mayoritas penumpang kita posisinya masih wait and see," jelasnya.

Irfan menambahkan, berdasarkan internal riset disebutkan bahwa 60 hingga 70% penumpang yang biasanya terbang dengan maskapai penerbangan Garuda masih memilih untuk melihat dan menunggu. Alasan, msyarakat masih menunggu perkembangan mengenai pandemi virus Corona.

"Jadi internal riset kita mengatakan bahwa sekitar 60-70% penumpang yang biasanya terbang dengan Garuda posisinya adalah wait and see, mencoba melihat perkembangan yang ada ke depan, terbang itu masih ada atau tidak. Sehingga akhirnya kami saat ini mengkampanyekan terbang bersama Garuda adalah aman dan nyaman," jelasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini