Share

UMKM Harusnya Dibantu Layaknya 'Anak Kandung'

Aditya Pratama, iNews · Sabtu 11 Juli 2020 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 11 320 2244923 umkm-harusnya-dibantu-layaknya-anak-kandung-LbmRLmP7SZ.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah diminta untuk memberi perhatian lebih kepada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, UMKM merupakan penyumbang utama perekonomian nasional.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati mengatakan, selama ini UMKM tidak pernah mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Bahkan jauh sebelum pandemi Covid-19.

 Baca juga: Munculnya Bisnis Rumahan Jadi Bibit Ekonomi di Masa Covid-19

"Permodalan pun tidak pernah sampai 20% sampai diteken dengan peraturan Bank Indonesia (PBI) enggak ngefek dan sampai hari ini pembiayaan UMKM juga tidak ada 20%," ujar Enny dalam diskusi daring, Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, dia juga menyebut dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, menurut dia apa yang dilakukan pemerintah sejauh ini hanya dilakukan dari segi pembiayaan.

 Baca juga: UMKM Go Digital, Pelajari Hal Ini Sebelum Jualan

"Jadi apa yang bisa dibantu? jadi salah satu hal yang dibutuhkan jangan ganggu. Oke tidak perlu diberikan kasih sayang tapi (UMKM) jangan ditindas juga," kata dia.

Enny pun mengibaratkan sektor UMKM saat ini seperti orang dalam kondisi sakit yang membutuhkan transfusi darah. Sementara itu darah yang cocok adalah yang berasal dari orang tua kandung yaitu dalam konteks ini adalah pemerintah.

"Nah anak kandung perekonomian itu UMKM, jadi apapun ini yang bisa menolong karena kalau diambil dari yang lain tidak akan cocok, jadi mereka yang selama ini diberikan fasilitas luar biasa adalah usaha-usaha besar termasuk mengeksploitasi sumber daya, tetapi dalam situasi saat ini mereka ga mau bantu, bahkan menyumbangkan darahnya ga mau bahkan menggunakan situasi pandemi untuk merampok," ucapnya.

Oleh karena itu, dia menyebut jika ingin adanya perubahan konkret di tubuh UMKM, pemerintah tidak perlu menggelontorkan dana yang besar. Karena yang dibutuhkan UMKM adalah akses pasar yang selama ini ada kooptasi dan menyebabkan mereka tidak mampu bergerak sama sekali.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini