Belajar dari Mujenih dan Egi, Erick Thohir: Kejujuran Bekerja Akan Membawa Kebaikan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 320 2246271 belajar-dari-mujenih-dan-egi-erick-thohir-kejujuran-bekerja-akan-membawa-kebaikan-9mZYVcyXxn.jpg Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)

JAKARTA - Belum lama ini publik dikejutkan dengan penemuan uang Rp500 juta oleh petugas kebersihan KRL, Mujenih dan petugas pengawalan KRL Egi Sandi. Uang tersebut pun dikembalikan oleh keduanya. Kejadian ini menyadarkan semua pihak bahwa kejujuran dalam bekerja sangat penting.

Baca Juga: Cerita SB, si Pemilik Uang Rp500 juta yang Tertinggal di KRL 

Mujenih dan Egi Sandi pun mendapatkan penghargaan dan hadiah khusus dari Menteri BUMN Erick Thohir. Selain bantuan dari Erick, keduanya juga mendapatkan sejumlah hadiah dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan beragam bantuan lainnya hingga asuransi mandiri jiwa sejahtera dengan total uang pertanggungan Rp500 juta.

"Namanya Mujenih dan Egi. Mereka adalah bukti bahwa kejujuran akan selalu membawa kebaikan. Bagi saya, mereka adalah contoh dari yang berakhlak," tulis Erick dalam unggahannya di akun Instagram resminya, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Egi

Baca Juga: Barang yang Tertinggal di KRL dan Tak Diambil, Dibawa ke Mana? 

Selain itu, menurut Erick keduanya ini mampu menjadi inspirasi. "Semoga kisah mereka berdua dapat menjadi inspirasi bagi seluruh insan di BUMN untuk selalu mengutamakan kejujuran dalam bekerja," katanya.

Istri dari Mujenih mengatakan bahwa dirinya bangga menjadi pendamping hidupnya, dan berharap agar amanah yang dititipkan dapat dijalankan dan tidak lupa diri untuk selalu ingat pada Allah. Di sisi lain, ibunda Egi, Eni Salsiah juga berharap agar putranya ini menjadi anak yang amanah dan memegang kejujuran serta kesopanan.

Mujenih 

Sebelumnya, dua petugas KRL menemukan uang Rp500 juta pada Senin 6 Juli 2020 sekitar pukul 16.40 WIB. Uang itu dia temukan di gerbong ketiga, tepatnya di bawah kursi tempat duduk prioritas.

Kala itu, petugas kebersihan kereta bernama Mujenih dan petugas pengawalan KRL Egi Sandi menemukan barang yang tertinggal di kereta kedua dari kereta yang akan tiba di Stasiun Bogor.

Barang tersebut berupa plastik berisi uang dalam bungkusan koran. Mujenih dan Egi kemudian menyerahkan ke Iqbal Fahri, seorang petugas passenger service bersama dengan petugas lainnya di stasiun Bogor. Kata Anne, mereka lantas memeriksa bungkusan lebih detail untuk memasukkan data dalam aplikasi lost and found.

Setelah diperiksa, uang yang dibungkus koran tersebut berjumlah Rp500 juta. Petugas passenger service kemudian memasukkan data dan ciri-ciri barang yang ditemukan tersebut ke dalam sistem.

"Tidak lama, seorang pengguna KRL dengan inisial SB melaporkan barang miliknya yang tertinggal di kereta. Iqbal kemudian menerima SB dan melakukan verifikasi data serta ciri-ciri barang yang dilaporkan tertinggal," kata VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini