JAKARTA - Luckin Coffee telah memecat pendiri sekaligus chairman Charles Zhengyao Lu menyusul keterlibatannya dalam skandal penipuan dengan memalsukan angka penjualan.
Imbasnya, skandal tersebut membuat startup pesaing Starbucks ini didepak dari bursa saham Nasdaq di Amerika Serikat (AS).
Jinyi Guo pun akhirnya dipilih sebagai chairman dan CEO Luckin Coffee setelah mendapat persetujuan pemegang saham.
Baca Juga: Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Startup Kopi Luckin Coffee, Pesaing Starbucks yang Palsukan Cuan
Luckin Coffee go public tahun lalu dan sahamnya langsung melonjak mencatatkan penjualan yang kuat. Sayangnya, perusahaan yang disebut sebagai saingan Starbucks harus gigit jari setelah skandal penipuan penjualan tahun 2019. Sahamnya pun langsung turun hampir 93%.
Guo telah menjadi CEO sementara sejak Mei, setelah Luckin memecat kepala eksekutif Jenny Zhiya Qian dan chief operating officer Jian Liu, pejabat yang dikatakan perusahaan sebagai dalang penipuan laporan keuangan.
Dilansir dari CNN Business, Jakarta, Rabu (15/7/2020), Awal bulan ini, Luckin juga memecat 12 karyawan lain yang terlibat dalam pemalsuan laporan keuangan.
Baca Juga: Bisnis Kopi, Bos Penantang Starbucks Ini Jadi Miliarder Kurang dari 20 Bulan
Sebelum menjadi CEO, Guo adalah wakil presiden senior Luckin yang bertanggung jawab atas produk dan rantai pasokan. Dia juga sebelumnya bekerja sebagai asisten ketua untuk UCAR, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Lu.
Lu mendapat tekanan ketika skandal itu memicu tindakan keras terhadap perusahaan-perusahaan hyang terdaftar di Amerika Serikat. Lu meminta maaf awal tahun ini, dengan mengatakan dia sangat menyesal dan merasa bersalah atas situasi tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)